Jumat, 16 November 2012

AMALAN-AMALAN YANG DILAKSANAKAN PADA 10 MUHARRAM

Amalan-amalan yang dianjurkan seperti yang tertulis dibawah menurut saya baik untuk dilaksanakan hanya mengharaf ridho-Nya semata , anjuran-anjurannya masih dibawah koridor syariat islam, menurut saya kalau kita melaksanakan anjuran tersebut bukankah? kita termasuk orang yang dikasihi Allah, dikehendaki untuk mengerjakan amalan tersebut berarti kita mendapat hidayah-Nya, Alhamdulillah terimakasih ya Rob!. Jadikanlah  perbedaan-perbedaan dikalangan muslim sesuatu yang indah untuk  saling merekatkan guna mencari solusi yang terbaik untuk kejayaan  agama Islam bukan saling gontok-gontokan menggunakan fisik sehingga menambah titel Islam suka kekerasan  bukankah Islam adalah Rahmatan lil'alamin..........ayo kita berlomba-lomba menggapai ridho-Nya. 

     Amalan pada malam hari 10 muharram

        1. shalat empat rakaat pada akhir malam Asyura 
            rakaat pertama membaca Alfatihah lalu,
            ayat kursi,  surah al- Ikhlash, al-Falaq  
       dan an-Nas masing-masing 10 kali.
       Setelah shalat,   dianjurkan
       membaca surah al-Ikhlash 1000 kali.
2       2.Melakukan sholat empat rakaat
           (dua kali shalat). Rakaat pertama dan  
           kedua membaca Al-Fatihah
           lalu membaca surah al-Ikhlas 50 kali. 
           Shalat ini dikenal dengan Shalat Imam Ali.
     3)   Melakukan shalat 100 rakaat. 
           Pada setiap rakaat membaca al-Fatihah, 
           membaca surah al-Ikhlas tiga kali. 
           Sesudah itu dianjurkan membaca 
          “Subhanallah wal-hamdulillah wa lailaha illallah 
            wallahu akbar wa la haula wa la quwwata illa 
            billahil-aliyyil-adhim” 70 kali. (Mafatih al-Jinan).

 Beberapa kemuliaan tanggal 10 Muharram antara lain Allah Swt akan mengampuni dosa-dosa setahun sebelumnya dan setahun ke depan.   Beberapa Keutamaan dan Amalan Hari ‘Asyura ( 10 Muharram )
أَنَّهُ صَلىَّ الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْهُ فَقاَلَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ اْلماَضِيَةَ …
Bahwa Nabi Muhammad Saw ditanya tentang ‘Asyura’ , beliau menjawab ‘Asyura’ dapat melebur dosa-dosa yang telah lewat….
Diceritakan bahwa nabi Nuh as ketika kapalnya bersandar pada tanggal 10 Muharram, beliau berkata pada semua orang yang bersamanya ” Kumpulkanlah apapun yang tersisa dari perbekalan kalian ” kemudian ada yang membawa segenggam kacang, beras, gandum, biji
 ‘adas dll kemudian Nabi Nuh as berkata ” masaklah semuanya, kalian telah bergembira dengan keselamatan yang diperoleh ” maka dari itu para muslimin mengambil biji-bijian untuk dimasak dan pada hari itu adalah hari pertama memasak di bumi setelah terjadi banjir bandang yang menjadi adat bagi umat islam setiap datangnya bulan muharram tepatnya tanggal 10 muharram atau disebut‘Asyura’ . ( Nihayatut Zain juz 1 Hal. 196 )

Menurut Sebagian Ulama’ , ada 12 amalan yang dilaksanakan pada hari tanggal 10 muharram ( ‘Asyura ) diantaranya :
1.                  Sholat Tasbih
2.                  Puasa
3.                  Bersedekah

4.                  Memberikan kemudahan / kelonggaran pada keluarga
5.                  Mandi  ( seperti mandi besar )
6.                  Berziarah kepada orang ‘alim 
            yang sholeh
7.                  Mnejenguk orang sakit
8.                  Mengusap kepala anak yatim         
9.                  Memakai celak
10.              Memotong kuku
11.              Membaca surat Al Ikhlas 1000 kali
12.              Silaturrahim
13.       Membaca doa dibawah ini


Bahkan Imam Ibnu Hajar Al ‘Askilani dalam syarah Buchori mengatakan beberapa kalimat, barang siapa
yang mengucapkannya pada hari tanggal 10 Muharram ( ‘Asyura ) maka hatinya tidak akan mati. Adapun do’anya adalah sebagai berikut :
بسم الله الرحمن الرحيم
سُبْحاَنَ اللهِ مِلْءَ اْلمِيْزاَنِ وَمُنْتَهَى اْلعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضاَ وَزِنَةَ اْلعَرْشِ , وَاْلحَمْدُ ِللهِ مِلْءَ اْلمِيْزاَنِ وَمُنْتَهَى اْلعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضاَ وَزِنَةَ اْلعَرْشِ , وَالله ُأَكْبَرُ مِلْءَ اْلمِيْزاَنِ وَمُنْتَهَى اْلعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضاَ وَزِنَةَ اْلعَرْشِ  , لاَمَلْجَأَ وَلاَ مَنْجاَ مِنَ اللهِ اِلاَّ اِلَيْهِ , سُبْحاَنَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِماَتِ اللهِِ التاَّماَّتِ كُلِّهاَ , وَاْلحَمْدُ ِللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِماَتِ اللهِ التاَّماَّتِ كُلِّهاَ , وَالله ُأَكْبَرُ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِماَتِ اللهِ التاَّماَّتِ كُلِّهاَ , أَسْأَلُكَ السَّلاَمَةَ بِرَحْمَتِكَ ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ , وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ باِللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ , وَصَلىَّ الله ُعَلىَ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ , وَاْلحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعاَلَمِ  x 3                                            
14. Dan Sayyid ‘Ali Al Ajhuri juga telah mengutip bahwa barangsiapa yang membaca pada 10 Muharram ( ‘Asyura’ ) kalimat حَسْبِيَ الله وَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ نِعْمَ اْلمَوْلىَ وَنِعْمَ النَّصِيْرُ dibaca 70 x  maka Allah akan mencegah segala kejelekan yang terjadi pada orang tersebut pada tahun itu. (
Nihayatut Zain juz 1 Hal. 196 atau meninggal pada waktu itu.bila sudah sampai waktunya maka  tidakakan  terbaca doa ini  ( cahaya Ridho )


     Apabila memang amal dan fadhilah tersebut tidak
     mempunyai dasar yang   kuat (kecuali berpuasa) 
     sebagian besar ulama menganjurkan 
     sebagai bagian  dari fadhailul a’mal . 
     penambah keutamaan beribadah. 
     Maka, terlepas dari kontroversi 
     mengenai kekuatan hukumnya, pengamalan 
     anjuran2 tersebut dikembalikan pada
      ketetapan hati pembaca semuanya



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar